Sabtu, 31 Juli 2010

DUNIA FACEBOOK

KAU DAN AKU DI DUNIA KE 3 DUNIA FACEBOOK

oh dunia maya facebook, membuat orang mabuk

padahal tak minum wiski, tak menghisap marijuana tapi tetap saja mabuk,
candunya sudah melekat di kening dilidah hingga ke jantung
walau sibuk mengerjakan tugas, PR atau kerjaan kantor
tetap melotot di facebook seperti orang mabuk
tangan sempoyongan mengetik keypad di HP atau di komputer
dari pagi buta hingga petang jalang, mulai sore redup hingga tengah malam kelam
asik bercumbu dengan update status, posting poto pribadi, foto keluarga,
bahkan beraneka gambar yg kau petik entah darimana, biar dianggap exis
sedikit lebay atu alay, tak terasa badan sudah lunglai

ah alay....5x,

alay oh alay ada2 saja istilah baru bahasa gaul sekarang
lebay jablay sekarang alay, mungkin alay sepupunya jablay
ckckckckckc ....

kemarin sore aku dapat kiriman dari marina sri utami teman facebook tentang istilah alay

sekaligus dengan foto2nya yg kata nya bergaya alay...yg kulihat seperti belalai

diberanda mencumbui update status ;

kau bilang dah punya gebetan padahal jablay
kau bilang baru putus cinta padahal hasratmu dah lama tak dibelai
kau tuangkan kata2 mutiara cinta, kata2 mesra, tetapi kau sendiri sedang merana
kau menjerit, memuji ,mengeluh , menceritakan suasan hati, kasih komentar sana sini,
memaki2 dan mencaci diberanda, kau anggap bisa buat lega;
entah siapa yg kau tuju lalu ditanggapi oleh teman-temanmu yang maya dari sana sini
kau sendiri ketawa ketiwi baca komentar yg menggelitik geli

belum sempat ayam berkokok kau sudah siuman dari mimpi seperti ada yang mengetuk pintu tidurmu,

belum sempat tukar pakaian tidur , mata melotot lihat layar nunggu balasan komentar atau
update status terbaru,eh ada yg lalu duduk jongkok ,tak terasa kaki dah bengkok
pikiran masih mentok padahal itu cuman foto tok,
kau bikin kopi , teh atau susu dan sedikit makanan
lalu nyalakan komputer , aktifkan HP terus login ke facebook
lalu kau dendangkan lagu: "SAYKOJI '
siang malam ku selalu mentap layar terpaku aku online-online..2x

ah ;inikah duniamu dunia maya yg membuat kau bersahaja,

tak tau apa yg terjadi diluar sana, kau pikir tak terjadi apa-apa, semua aman2 saja
tak perlu keluar kantor, tak usah keluar rumah, cukup cari info di media semua serba ada
seperti supermarket semua keperluan tersedia tinggal "klik" saja

belum sempat mandi atau hanya sekedar cuci muka, kau sapa orang2 yg ada diberanda

sekedar mengucap salam, membuka pesan di inbox, mata terpejam lalu tersenyum mengkam
sesaat kau lahirkan puisi, sajak atu sekedar catatan
maka terbitlah lah mutiara-mutiara baru menjelma jadi guru, penyair ,seniman
hingga pedagang yg menjajakan jualan, semua serba instan

ah ;inilah dunia maya facebook seperti serbuk, gedebak gedebuk semua pada sibuk

seperti orang mabuk,
padahal tak minum wiski
padahal tak menghisap marijunana
tapi tetap saja mabok terinfeksi candu facebook
facebook.....3x....


31 Juli 2010

 

PANTUN MENJELANG RAMADHAN

DIMANA LETAK TUAN KOTA SURABAYA
TENTULAH BUKAN DI PULAU KALIMANTAN
APALAH GUNA BANYAK HARTA
JIKA DIRI LUPA KEPADA TUHAN


teh manis di dalam cawan

pagar rumah dipasang kawat
bulan ramadhan bulan ampunan
kesempatan emas untuk bertaubat

untuk apa membayar mahar

itu syarat sebuah pernikahan
Marhaban ya Ramadhan khorul asyhar
Gunakanlah kesempatan untuk perbanyak amalan

pohon jati , pohon kemboja

cahaya bulan berwarna jingga
dibulan ramadhan dibuka pintu syurga
dan Alloh menutup pintu neraka

KARYA = BINTANG KEJORA

28 JULI 2010

nantikan episode berikutnya, di gelombang dan acara yg sama ....sekali di udara tetap diudara 


Benih Benih Rindu

Bilakah rindu kian
menggebu
Kalbu pun tak membisu
dari namamu
Asa pun tak lari dari damba
hadirmu
Rayu pun tak menyasar
pada selainmu
Guna menggapai restu cintamu

...

Bilakah rindu kian
menggebu
Segala tentangmu
Pun tak jua lekas
enyah dari benakku
Picu gundah rasuki kalbu
Karena hasrat,
Hendaki sua denganmu

...

Bilakah rindu kian
menggebu
Segala selera, tak jua
menyambul, dari rasa
pada selainmu
Karena rasa nan bersemayam
padamulah, yang ku tunggu
Karena restu cintamulah, nan
hendak di reguk kalbu

...

Bilakah rindu kian
menggebu
Rona rona mekar
Pun kian tampak layu
Karena tiadalah 'mekar'
Terkecuali restu cintamu

...

Bilakah rindu kian
menggebu
Jerih payahku
Taklah lagi sepahit
empedu
Ia kian terasa semanis
madu
Yang sirna, seiring
ujudnya restu cintamu

...

Bilakah rindu kian
menggebu
Warta warta senja
Pun tak hentikan
langkahku
Meski kelamnya malam
hampiri diriku
Karena dikaulah yang
ku tunggu
Karena dikaulah penawar
rindu
Karena jua, di balik malam itu
Masih ada fajar yang baru

...

Bilakah rindu kian
menggebu
Benang benang waktu
Pun tak terasa, kian
berlalu
Tiba tiba saja ia
terajug, serta membujur
kaku
Tanpa berkenan kembali
padaku
Karena ku terlarut dalam
lamun rindu
Karena ku terdampar, dalam
ruang penantian restu cintamu

...

Bilakah rindu kian
menggebu
Tiadalah asupan nan
berarti bagiku
Tiada jua sambangan
nan mampu ku jamu
Terkecuali restu cintamu
Ooo... Hanyalah restu
cintamu

Bekasi: 28- 30 juli 2010
(Bersambung)
===================

Salam sastra
Kafe sastra 


TERSENYUMLAH

 
Assalamualaikum wr wb.

TERSENYUMLAH

Senyum adalah ekspresi yang menceritakan sebuah kebahagiaan, kesenangan dan ketenangan. Sebuahanugerah yang diberikan kepada siapa saja. Tidak mengenal kelas, status sosial, ras dan warna kulit.

Bedanya barangkali terletak pada pemicu senyum bagi masing-masing individu. Bagi petani yang hidup di desa terpencil pada sebuah lereng gunung, mungkin derai dedaunan, rintik hujan atau sekedar tumbuhnya padi yang ia tebar cukup untuk menjadi pemicu sebuah senyuman.

Disamping ekspresi dari sebuah kebahagiaan, senyum juga merupakan simbol dari rasa syukur. Dimana kata syukur dalam bahasa yang lebih kita fahami adalah "pengakuan dari sebuah kenikmatan". Senyum adalah wujud minimal dari pengakuan itu. Dari senyum maka lahirlah kalimat " alhamdulillah".

Dari senyum maka lahirlah rasa berbagi dan lain sebagainya.
Jika demikian, maka sebenarnya kita memiliki stok senyum yang tidak terbatas. Karena kita dilingkupi nikmat yang tidak terbatas. Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, semuanya penuh dengan kenikmatan.
Bahkan kesedihan sekalipun.

Karenanya pernah ada sebuah cerita tentang seorang teman yang sudah ia anggap adik menangis, ia tersenyum dan ia katakan sama teman nya. "Teruskanlah menangis, tapi kalau sudah selesai menangisnya,.. tersenyum ya".

Spontan saja teman nya tersenyum meski masih diiringi isakan, lalu protes,"aku masih sedih kok disuruh tersenyum tow bang". Spontan iakatakan, " Ya harus senyum,...coba kalau kamu tidak bisa sedih, tidak bisa menangis,... karenanya tersenyumlah karena kamu masih dikaruniai nikmat sedih dan nikmat menangis".

Kita mungkin tidak akan bisa melihat indahnya pelangi jika tanpa hujan dan indahnya matahari, tersenyumlah.

Jika kita mampu menangkap segala kenikmatan yang kita rasakan, kenikmatan setiap udara yang kita hirup, setiap tatapan mata kita, setiap pendengaran kita, setiap denyut nadi dan detak jantung kita, setiap tapak kaki yang kita ayunkan, setiap gerakan dari anggota badan kita. Maka hidup kita akan penuh dengan senyum. Lalu kita akan melihat betapa banyak kenikmatan yang kita rasakan. Bahkan kenikmatan itu terasa bertambah dan bertambah setiap kita mengurai sebuah senyuman.

Bahkan ketika masalah terus saja mendera kita, cobalah untuk tetap tersenyum dan bersyukur tetaplah berfikir positif bahwa ALLAH sangat sayang dengan kita, Dia disana sedang memperhatikan kita dengan seksama. Insya ALLAH masalah yang kita hadapi akan terasa lebih ringan dan bahkan akan menemukan banyak sekali jalan keluar. Tetaplah bersyukur (^_^)

Inilah sebenarnya yang telah digariskan Allah dalam al-Qur'an: "Jika kalian semua bersyukur maka akan kami tambah, namun jika kalian mengingkari segala nikmat yang telah kami berikan, maka sesungguhnya azabku sangatlah pedih" ( QS. Ibrahim: 7 ).

Wassalam.sumber: internet


Jumat, 30 Juli 2010

JEJAK KENANGAN




ku kayuh sepeda rindu menyelusuri jejak kenangan purba
setengah hati menerawang di cakrawala nostalgia
mulut terbungkam senyum mu dan kata2 tak bisa lagi dieja
senda gurau dan cumbu mesra melintas di depan rembulan

telah sekian lama terperangkap dalam dekapan hening malam, tanpa cahaya yg berpijar

menemui jalan buntu , tersisa setengah perjalanan yg belum lunas dan sampai

masihkah kau pendam segala kenangan yg tergenang?, kasih

kau yg tak pernah lalai membelai syahdu
menggenggam janji melumat aroma biru saling melingkarkan jemari rindu
berpagut dalam pelukan rembulan
o, serupa irama maut menggelinyang desah2 maut
dan kita lalu berkelebat menuntaskan impian rindu yg membuncah
saat angin sepoi-sepoi berhembus membelai hasrat KELAM, dosa kita ...


masihkah ada sisa sisa butiran cinta di telaga jiwa

untuk kita kayuh perahu cinta yg telah lama tenggelam
di masa silam ...

nafas waktu begitu cepat berhembus

menyisakan bulir bulir kisah yg terpendam di hamparan senja
pintu ramadhan sebentar lagi akan terbuka
mengetuk hati kita
kasih ...
buka lah pintu maaf mu untuk setumpuk dosa serta kesalahan
agar ramadhan kali ini membawa berkah untuk kita


30 juli 2010



AIRMATA RASULULLAH SAW...

Pencari Kebenaran 28 Juli jam
Assalamualaikum wr wb.

AIRMATA RASULULLAH SAW...


Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.


Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.

Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.

Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai ding! in, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.

Wassalam.sumber:internet 
 
 

9 Juta Tabung Gas Tak Ber-SNI Akan Ditarik

hari ini 9 juli 2010
9 Juta Tabung Gas Tak Ber-SNI Akan Ditarik
29 Juli 2010
JAKARTA (RP) - Pemerintah berencana menarik sembilan juta tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang telah beredar di masyarakat, namun tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Penarikan akan dilakukan saat pengisian ulang di depo gas PT Pertamina. 

Menko Kesra Agung Laksono mengungkapkan hal itu usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (28/7). Pemerintah juga telah memerintahkan PT Pertamina untuk menahan distribusi tabung gas tak ber-SNI agar tidak kembali beredar di masyarakat. ‘’Yang tidak SNI itu yang ditarik,’’ kata Agung. 

Agung mengatakan, penarikan dilakukan secara langsung melalui agen-agen Pertamina dan agen-agen elpiji swasta. ‘’Begitu diketahui ada yang bermasalah langsung diganti. Tabung elpiji ‘kan tiap pekan mereka harus bolak-balik (membeli, red). Jadi (konsumen, red) tidak perlu didatangi, mereka yang datang dan sekaligus mengisi gas dan disitu dicek,’’ katanya. 

Agung menambahkan, tabung gas yang akan ditarik kebanyakan diimpor dari Australia dan Jepang. Pemerintah juga akan meningkatkan sosialisasi agar masyarakat tidak takut menggunakan tabung gas untuk memasak. Mantan Ketua DPR itu menambahkan, sosialisasi akan dilakukan langsung ke masyarakat atau door to door. 

‘’Langkah yang perlu dilakukan sekarang adalah meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemasangan dan penggantian selang, regulator dan tidak boleh menggunakan alat penekan dengan improvisasi sendiri,’’ kata Agung. 

Untuk memberikan masyarakat informasi yang lengkap, lanjut dia, pemerintah juga meminta kerjasama antara Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertamina, dengan 

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kemendagri dilibatkan karena mereka bisa berkoordinasi dengan para bupati/wali kota, hingga tingkat RT/RW. ‘’Jika hanya Pertamina sendiri, yang meski mengetahui secara teknis, tapi infrastrukturnya belum memungkinkan menjangkau sampai ke pelosok- pelosok,’’ ujarnya.

Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh membantah jika pemerintah saling lempar tanggung jawab terkait penarikan tabung gas elpiji 3 kilogram itu. Menurut dia, yang terjadi justru disiplin pembidangan seperti kesepakatan dalam rapat di Istana Wakil Presiden beberapa waktu lalu. ‘’Tidak ada itu saling lempar tanggung jawab, justru kita menghormati tugas masing-masing,’’ tukasnya.

Dari segi teknis, lanjut dia, yang berhak menyatakan kualitas tabung gas sesuai spesifikasi atau tidak adalah Kementerian Perindustrian. Sementara yang berhak menarik tabung gas yang tidak sesuai spesifikasi adalah Kementerian Perdagangan. ‘’Kalau soal peredaran dan penarikan tabung pasti Perdagangan, tentunya nanti dibantu Kepolisian,’’ lanjutnya.

Menurut dia, tabung gas yang sudah masuk ke pasar memang harus diawasi oleh pemerintah. Sementara, Pertamina bisa membantu pemeriksaan kualitas ketika tabung-tabung itu sedang diisi. ‘’Ketika Pertamina melakukan pengisian ulang dan ketemu tabung yang offspec (di luar spesifikasi, red) entah karena kondisi asli fisik tabung atau karena rusak, ya dimasukin ke gudang saja,’’ terangnya.

Koordinator Divisi Gas Domestik Pertamina, Kusnandar, menolak jika penarikan tabung itu menjadi tugas Pertamina, sebab wewenang itu ada di tangan pemerintah. Tugas Pertamina hanya menyukseskan program konversi dari minyak tanah ke elpiji. ‘’Mengenai mekanisme penarikannya tanya ke pemerintah, tapi kami siap membantu memberikan data siapa saja yang telah terima paket itu,’’ ujarnya.

Menurut Kusnandar, sejak ada kejadian ledakan tabung gas elpiji penyaluran paket elpiji menjadi tersendat. Hingga pertengahan tahun ini, Pertamina baru berhasil menyalurkan 13,46 persen dari target 9,395 juta paket elpiji pada tahun ini. ‘’Hingga akhir Juni kemarin baru 1,26 juta paket yang tersalurkan, itu 13,46 persen dari total target 2010,’’ ungkapnya.

Sejak empat tahun lalu, Pertamina telah membagikan secara gratis paket elpiji yang berisi satu unit kompor, satu tabung 3 kilogram, slang dan regulator. Tahun 2007, Pertamina membagikan 3.975.789 paket, 2008 sebanyak 15.037.539 paket dan 2009 sebanyak 23.044.211 paket. Tahun ini, Pertamina menargetkan bisa menyalurkan 9.395.000 paket. ‘’Kami yakin tercapai meski tinggal setengah tahun lagi,’’ jelasnya. 

Mendagri Gamawan Fauzi mengaku siap untuk menyosialisasikan penggunaan dan perawatan tabung gas 3 kilogram. Pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran untuk program tersebut. 

“Nanti diedarkan supaya didukung oleh para gubernur, bupati, dan wali kota,” kata Gamawan di Kantor Presiden, Rabu (28/7). Selain meminta kepala daerah membantu PT Pertamina dalam melakukan sosialisasi, Kemendagri juga akan melibatkan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga). Gamawan berpendapat, kemampuan PKK cukup besar dalam membantu sosialisasi. “PKK itu berjumlah sekitar 70 ribu desa,” kata Gamawan.(sof/wir/jpnn/muh)
sumber koran riaupos

Rabu, 28 Juli 2010

PANTUN MUDA MUDI 3

= pantun kesepian =

kain kebaya di dalam lemari

disimpan rapi agar selalu bersih
duhai diri ini terasa sepi
tanpa dirimu disisiku oh kekasih


=pantun nembak cewek=


sungguh lah manis rasa nya mangga

dipetik orang buah kuini
sudilah dirimu adinda memerima cinta kanda
karena dikau pujaan hati

= panten kangen2an =


taukah tuan kota bengkulu

coba lihat di dalam peta
sudah lama kita tak bertemu
rindu hatiku bersua dirimu adinda

= pantun kasmaran 2=


sungai siak banyak buaya

bus kota berhenti di depan halte
walau rupa kurang harta tak punya
hati dah tertawan ape nak dikate

karya ; BINTANG KEJORA

28 JULI 2010

nantikan episode berikutnya, di gelombang dan acara yg sama ....sekali di udara tetap diudara 

PANTUN MUDA MUDI 2

=pantun rindu=

pantai kuta banyak kura-kura

kura-kura dibawa dari wonogiri
walau engkau jauh dimata
kurasa dekat dihati
(entah iya entah tidak ...) ayo siapa yg merasa kasih komen yahhh
ckckckcck

=pantun merana=


walau kapas sudah menjadi benang

benang dipintal menjadi kain
mantan kekasih boleh lah dikenang
walau telah menjadi milik orang lain


=pantun kurang beruntung =


klu lah tidak berguna lemari kaca

kenapa kau buat lemari dari baja
sudah lama kita menjalin asmara
namun kenapa tak nikah2 juga
ckckckcck

=pantun patah hati=


pergi kepasar membeli celana

tidaklah lupa membeli peniti
putus cinta hati merana
karena kehilangan dambaan hati

= pantun nasehat =


itu perkutut bukan burung murai

burung serindit diatas peti
biarlah buruk kain dipakai
asalkan elok budi pekerti



= pantun asik =


apa rasanya si buah mangga

tentulah rasanya manis sekali
oh begitu indah nya cahaya purnama
bila berdua dirimu dambaan hati
( pesan nenek klu berduaan jgn lama2 berbahaya plg klu tak ada org, yg ketiga adlh syeitonn )
hehehehe ...

karya ; BINTANG KEJORA

27 JULI 2010

nantikan episode berikutnya, di gelombang dan acara yg sama ....sekali di udara tetap diudara