Tampilkan postingan dengan label SAJAK BIRU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAJAK BIRU. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Januari 2010

SEPI


 SEPI

Malam yang kian larut dan semakin larut saja
Sedangkan sunyi mendekap gelap, tetap saja senyap
Cahaya bulan mendengkur lusuh
Bintang yang berkedip seperti kunang-kunang
Menderu-deru ,mengayun-ngayun melingkari bulan
Deru debu kota ini menyesak kan dadaku
Kian lama kian menghimpit, menekan nekan sepi nadiku

Angin malam yang mengelus-ngelus kulitku
Menyejuk kan hasratku, saat nadiku mulai menggelora
Dan kau tak kan pernah tau apa yang terbesit di aortaku,
Sepotong rindu yang tercabik disayat sepi
Dan malam yang kian larut ini menelan hasratku
Hingga akhirnya rindu ini tenggelam di perut malam

WRITEN BY = BINTANG KEJORA




Kamis, 21 Januari 2010

KAU


Kau

Kau melati bunga mekar di pot itu
diPekarangan bunga, sendiri kau yang mekar
aku kau anggap kumbang nakal
selalu mencumbumu mendahului mentari pagi
lalu kau bilang aku flamboyan

dipucuk senja ku singgahi kau lagi
seakan ingin pamit mengucap salam padamu
namun kau masih saja mengatakan aku nakal

madumu dari kelopak putikmu
yang selalu ku hisap
tak pernah habis namun kau tak bergeming
kau masih saja mengatakan aku nakal

dan akhir nya ku petik jua
lalu ku tanam kau disini
di sudut taman ini
di sanubariku...


apakah kau masih mengatakan aku nakal?